NPWP suami dan istri, dipisah akan semakin RUGI!!

Apa maksud dari judul di atas?

Iya benar. Kalian akan lebih rugi, jika kalian telah berstatus suami-istri, namun kalian memiliki No. NPWP yang berbeda. Untuk memperjelasnya, dibawah ini akan ada contoh perhitungannya.

Asumsikan data di bawah ini merupakan data yang akan tertera di bukti potong masing – masing, lalu suami dan istri memiliki NPWP:

Bukti Potong Suami:

Keterangan  Suami
Bekerja di  PT. ABC
Bukti Potong  1721 A1
Penghasilan Bruto  Rp                10.500.000
Biaya Jabatan 5%  Rp                       500.000
Penghasilan Netto  Rp                10.000.000
Penghasilan Netto / tahun  Rp              120.000.000
PTKP (k/3)  Rp                72.000.000
PKP  Rp                48.000.000
PPh yang telah dipotong  Rp                   2.400.000

Bukti Potong Istri:

Keterangan  Istri
Bekerja di  PT. CBA
Bukti Potong  1721 A1
Penghasilan Bruto  Rp                   8.000.000
Biaya Jabatan 5%  Rp                       400.000
Penghasilan Netto  Rp                   7.600.000
Penghasilan Netto / tahun  Rp                91.200.000
PTKP (tk/0)  Rp                54.000.000
PKP  Rp                37.200.000
PPh yang telah dipotong  Rp                   1.860.000

Apabila Suami-Istri memiliki NPWP yang SAMA, maka perhitungan SPT tahunan orang pribadinya adalah:

Keterangan  Suami  Istri
Bekerja di  PT. ABC  PT. CBA
NPWP sama sama
Penghasilan Bruto  Rp                10.500.000  Rp                   8.000.000
Biaya Jabatan 5%  Rp                       500.000  Rp                       400.000
Penghasilan Netto  Rp                10.000.000  Rp                   7.600.000
Penghasilan Netto / tahun  Rp              120.000.000  Rp                91.200.000
PTKP (k/3)  Rp                72.000.000  Rp                54.000.000
PKP  Rp                48.000.000  Rp                37.200.000
PPh yang terutang  Rp                   2.400.000  Rp                   1.860.000
PPh yang telah dipotong  Rp                   2.400.000  Rp                   1.860.000
PPh yang masih harus dibayar  Rp                                       –  Rp                                       –

Suami-istri yang memiliki No. NPWP yang sama, tidak akan mengalami kekurangan bayar atas pajak penghasilannya dikarenakan penghasilan yang diperoleh istri boleh dilaporkan sebagai penghasilan final.

Apabila Suami-Istri memiliki NPWP yang BERBEDA, maka perhitungan SPT tahunan orang pribadinya adalah:

Keterangan  Suami  Istri
Bekerja di  PT. ABC  PT. CBA
NPWP Berbeda Berbeda
Penghasilan Bruto      10.500.000         8.000.000
Biaya Jabatan 5%             500.000             400.000
Penghasilan Netto      10.000.000         7.600.000
Penghasilan Netto / tahun    120.000.000      91.200.000
Digabung    211.200.000
PTKP (k/3)    126.000.000
PKP      85.200.000
PPh
5%* Rp. 50.000.000         2.500.000
15%* Rp. 35.200.000         5.280.000
PPh Gabungan         7.780.000
PPh suami         4.420.455
PPh Istri         3.359.545
PPh yang telah dipotong         2.400.000         1.860.000
PPh yang masih harus dibayar         2.020.455         1.499.545

Suami-istri yang memiliki No. NPWP yang berbeda, akan mengalami kekurangan bayar atas pajak penghasilannya dikarenakan penghasilan yang diperoleh istri tidak boleh dilaporkan sebagai penghasilan final, namun wajib diakui sebagai penghasilan netto yang digabungkan pada pelaporan SPT tahunan milik suami.

Jadi, bagi kalian yang telah berubah status menjadi suami-istri dan masing masing dari kalian telah memiliki NPWP, maka disarankan untuk segera mengajukan penggabungan NPWP suami dan istri.

Youtube: https://youtu.be/oUA2m73FhhQ

untuk konsultasi pajak secara online, daftarkan diri anda di www.mypajak.id

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *