Pajak Dividen 0% atau dibebaskan di ERA CIPTA KERJA, syaratnya?

Untuk mendukung perkembangan perekonomian di Indonesia, pemerintah menerbitkan PMK Nomor 18/PMK.03/2021, tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, serta Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Dalam PMK Nomor 18/PMK.03/2021 disimpulkan pph dividen akan dibebaskan apabila wajib pajak dalam negri baik orang pribadi maupun badan akan terbebas dari pengenaan pph dividen apabila 30% dari hasil dividen yang diperoleh dari Indonesia diinvestasikan kembali di Indonesia .

Apabila besaran investasi tidak melebihi 30% dari hasil dividen yang diperoleh dari Indonesia, maka atas dividen yang diperoleh akan dikenakan pph dividen 10% untuk wajib pajak orang pribadi dan 15% untuk wajib pajak badan.

Sesuai bunyi pasal 36 ayat 2, besaran investasi yang akan diinvestasikan kembali, wajib diinvestasikan paling singkat selama 3 tahun, terhitung dari tahun diterima dividen oleh wajib pajak.

Hasil dividen yang diinvestasikan kembali ke Indonesia dalam bentuk:

  1. Obligasi atau sukuk bunga BUMN
  2. Obligasi atau sukuk lembaya pembiayaan yang dimiliki pemerintah
  3. Surat Berharga Negara (SBN)
  4. Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
  5. Penyertaan modal pada perusahaan yang sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia
  6. Investasi sektor riil berdasarkan prioritas pemerintah
  7. dan instruksi lain yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Youtube channel: https://www.youtube.com/channel/UCZR7RJ7rJJC6b3mo2yRIhfA

Website: www.mypajak.id

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *